PENGURUS Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI)
mengharapkan keseriusan pemerintah dalam menangani kondisi bangsa saat
ini. Menurut KAMMI, saat ini, dalam bidang politik, konflik kepentingan
bertebaran di antara para elite politik. Bidang ekonomi makro maupun
mikro bangsa ini juga tengah mengalami ketidakjelasan. Di lain pihak,
masyarakat terabaikan lantaran harga kebutuhan pokok naik di sana-sini.
“Masalah besar ini harus segera diselesaikan oleh pemerintahan
Jokowi, tanpa terkecuali anggota Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang
merupakan koalisi partai pendukung Jokowi. KAMMI berharap pemerintah dan
KIH semakin solid untuk menyelesaikan masalah bangsa,” kata Ketua
Bidang Kebijakan Publik PP KAMMI Barri Pratama kepada Islampos, Rabu (1/4/2015).
Barri menjelaskan, KAMMI sadar betul akan tugasnya untuk
mengingatkan, baik dengan metode diskusi dan pembangunan opini maupun
aksi turun ke jalan.
“Semangat KAMMI adalah semangat membangun bangsa. Upaya menyadarkan
pemerintah yang lalai ialah salah satu bentuk bentuk nasionalisme
KAMMI,” lanjut Barri.
Lebih lanjut, Barri menyatakan harapan KAMMI bahwa Partai Demokrasi
Indonesia Perjuangan yang sering digadang-gadang sebagai partai wong
cilik beserta anggota KIH lainnya, yakni Partai Nasionalis Demokrat,
Partai Hati Nurani Rakyat, dan Partai Kebangkitan Bangsa membuktikan
keberpihakannya kepada kebutuhan wong cilik.
“KAMMI meyakini setiap kebijakan pemerintah tidak akan terlepas dari
koalisi partai pengusung. Di luar partai, Presiden Jokowi sendiri
memiliki pendukung setia yang merupakan para relawan pada Pilpres 2014
kemarin. Sayangnya, satu semester perjalanan pemerintah sekarang, malah
wong cilik yang “kena batu”nya,” tutupnya.
Dengan tujuan mendorong kekompakan dan kesolidan pemerintah dan KIH
tentunya, KAMMI terus menyuarakan Ultimatum Jokowi kepada masyarakat.
Agar perbaikan segera dilakukan pemerintah dan rakyat kecil tidak
menjadi korban. []

Post a Comment